Sementara itu, Ketua Harian Badan Pengelola CPUGGp, Aat Suwanto, mengungkapkan bahwa proses revalidasi UNESCO dijadwalkan berlangsung pada September 2025. Namun, berbagai dokumen pendukung harus disiapkan dan diserahkan paling lambat pertengahan April tahun ini.
“Ada tiga rekomendasi utama yang akan kita dorong dalam revalidasi kali ini, yakni implementasi peta geologi CPUGGp, penyediaan panel informasi edukatif di sejumlah titik strategis, serta penyamarataan infrastruktur aksesibilitas di wilayah utara dan selatan kawasan,” jelasnya.
Ia pun berharap semua pihak dapat bersinergi dan berkontribusi secara maksimal agar proses penyusunan dokumen berjalan lancar dan tepat waktu. “Kerja sama menjadi kunci. Deadline penyusunan dokumen sudah di depan mata, mari kita kejar bersama,” tandasnya.
Sebagai informasi, Ciletuh Palabuhanratu resmi diakui sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark pada tahun 2018. Status ini harus dievaluasi secara berkala melalui proses revalidasi untuk memastikan standar pengelolaan kawasan tetap terpenuhi.
Sumber : FB Diskominfo Kabupaten Sukabumi
Reporter : Red. AR






